Kamis, 15 November 2012

Ketakutan yang Semu

Mereka bilang hari ini aku terlihat bahagia,, dan akupun seketika menampakkan senyumku yang ceria. Namun, mereka tak tau apa yang ku rasa, ku menangis terisak namun tak bisa ku nampakkan. Ku memang sulit menunjukkan rasa luka, ku sulit tuk menangis, aku hanya bisa trsenyum dan tertawa meski dalam luka. Hati ini terlalu perih tuk tak ku ungkapkan, harus dengan siapa ku berbagi bila tak ada dirinya? ku hanya bisa memendam rasa.
Cinta...... kapan kau datang?
Cinta...... ku rindukanmu...
Ku ingin curahkan semua rasaku,,,,
Aku butuhkanmu,,,,
Ku tau terlalu sulit waktu bisa mempertemukan kita, namun hanya dengan mendengar suaramu, semua bisa tenangkan hati yang pilu. Ku butuh seseorang yang bisa mengerti aku, dan itu kamu. Ku ingin minta pendapatmu, ku ingin kamu, kamu, dan hanya kamu,,,,,,,
Aku takut bib,,,,
Aku takut suatu yang buruk terjadi padaku,,,dan apabila hal itu terjadi, aku takut kau akan meninggalkanku,,,, aku nggak mau itu,,, aku ingin selalu bersama abib,,,
Namun, bila hal buruk itu benar terjadi padaku,, ku juga tak ingin egois padamu, ku pun ingin melihatmu bahagia, karna itupun bahagiaku. Tapi, jika bahagiamu bersama selainku, apa aku mampu merelanmu untuknya?
Aku takut suatu hari nanti kau kecewa karena ketidaksempurnaanku, aku tak ingin kau tersiksa karna kekuranganku.
Mungkin aku terlalu jatuh dalam ketakutanku, aku khawatir,,,
Ya Allah,,,,,
Semoga kau berikan kekuatan dan ketabahan padaku,,,
Hanya Kau Yang Maha Tau,,,
Hanya Kau tempatku mengadu,,,,
Semoga ini hanya kekhawatiran yang semu.

Rabu, 14 November 2012

Entahlah

Entahlah,,,,,terlalu buntu pikiran ini tuk menuliskan sebuah cerita, tak ada inspirasi yang jelas yang bisa ku tuangkan. Kadang terlintas sebuah kisah menarik yang indah tuk dituangkan, namun terlintas dan terus menghilang. Ah,tak tau lah, mungkin memang ada bakat dalam diriku tuk jadi sebuah penulis,,, smile ada lah,, :) .....
Jalani hidup apa adanya itu lebih mengasyikkan, dengan mencoba dan berusaha sebaik yang kita bisa, pasti ada hikmah dibalik semuanya. Semakin banyak pengalaman, semakin banyak pula pelajaran. Meskipun tak bisa mencapai satu keinginan, masih ada keinginan lain yang bisa kita dapatkan.

Selasa, 13 November 2012

Tak Terarah

Aku terhempas diantara sunyinya malam

Berenang jauh mengarungi hayalan tanpa batas

Terseret aku  bayang yang datang melintas

Jauh,,,,,jauh,,,,dan semakin jauh......

Aku terbawa oleh arus yang tak tentu arah

Kaki ini kaku serasa membeku

Tergoyak lemah tanpa mampu berdiri

Dalam,,,,dalam,,,dan semakin dalam....

Aku terjatuh dam jurang tanpa ujung

Dimana Letak Keadilan??

Ketika banyak rakyat yang menangis
Para koruptor tertawa seenaknya
Ketika banyak rakyat yang kelaparan
Para koruptor makan dengan lahapnya
Ketika dinginnya malam menusuk tulang
Banyak rakyat yang beralaskan tikar
Tetapi koruptor nyenyak dengan guling dan bantal

Akankah mereka telah menutup mata
 dengan penderitaan para rakyat jelata?
Mungkinkah mereka telah sumbatkan telinga
 pada tangisan bayi yang mendera-dera?

Masihkah ada rasa belas kasih di hati mereka?
Ketika melihat anak kecil di pinggiran jalan sana
Mengemis dan mengais sampah
Berbaju lusuh tanpa seragam sekolah

Kapankah penderitaan si miskin akan hilang?
Kapankah air mata  kesedihan akan terhapuskan?
Kapankan si kaya akan mengulurkan tangan?
Dan kapankah keadilan akan di tegakkan?

Untuk Sahabat

Saat ku melihat mereka tertawa
Aku pun ikut bahagia
Saat ku melihat mereka menangis
Hati ini pun serasa teriris
Namun disaat aku tersenyum
Akankan mereka turut bahagia?
Dan ketika aku terluka
Akankah mereka juga merasakannya?

Ketika hujan datang
Saat badai menghadang
Ku harap kita tetap bergandengan
Berpegang erat dan saling berdampingan
Menghalau semua rintangan
Mempertahankan sebuah persahabatan

Jika suatu saat hari itu datang
Hari dimana raga tak bisa lagi tuk disandingkan
jarak dan waktu pun turut memisahkan
Aku ingin hati kita tetap bersatu
Menjaga jalinan yang telah terpadu

Senin, 12 November 2012

Disini Hinaku

Di sini ku temukan banyak cerita
Di sini ku alami banyak peristiwa
Di sini ku tertawa
Di sini ku bahagia
Di sini pula aku terluka
Hadirkan cinta yang penuh air mata
Di sini ku dibuai
Di sinin ku dicinta
Di sini pula ku temukan diriku yang hina
Di sinilah tempat ku dimanja
Dibelai mesra namun tinggalkan seberkas duka

Aku teringat
Aku terbayang
Semua tampak jelas dan membekas
Aku terhempas
Tergolek lemas bagai kapas
Melayang bebas di udara bebas

Aku yang telah lemah
Mencoba pasrah meski tak ingin menyerah
Karna aku hanyalah aku
Yang mengerti hanyalah diriku

Jumat, 09 November 2012

Perdebatan Hati

Hatiq berkecamuk,,bergejolak dan selalu berontak,,,
Cinta tlah merubah hidupq,, 

Mengubah misi,, 
Menghanyutkan visi,, 
Menenggelamkan prinsip dan tekat yg ku jaga,,,,
Aku dilema atas cinta yg ku jalani,,
Kenapa aku lemah saat cinta merajai??
Aku bukan aku,,

Tapi topeng ketakutan atas kehilangan cintaku,,
Kenapa harus seperti ini??
Selalu saja perdebatan hati tak dapat ku hindari,,,
Aku teracuni oleh sikapku sndiri,,
Aku terhipnotis dan buyar pada kesenangan yg tak pasti,,
Aku mati,,
Hilang tanpa angan,,
Terkubur dalam sesal,,
Aku tak mampu kuasai diri,,

Ketidakpastian Tanda dan Kata

Aku tersesat diantara ribuan kata,,
Berjalan tanpa arah,
Menelusuri liku penuh tanda,,
Titik, koma, tanya, panah,,
dan apapun juga bisa ada dalam kurungan tanda petik yg aku tak tau artinya...
Entah apa yg akan tercipta,, 

Aq tetap melangkah menuju belokan tanpa arah,,
Tak akan lengah meski ku terjebak dalam ruang tanpa celah,,
Mencari titik, namun yg ada selalu koma,,
Tak terhenti,,
Aku tersesat
Aku mengembara ke dalam luasnya cakrawala,,
Mencari huruf,,
Merangkai sebuah kata,,
 Membentuk frasa
 dan menjadikan berderet kalimat yg tak jelas artinya. . . .
Aku berkelana diantara ketidakpastian tanda,,

Titik koma menjadi tempat yg sama,,
Berhenti ataupun tidak,
Ku tak tau apa yg akan ku lakukan,,
Tak ada artinya. . . .

Pahlawan Negeriku

Meski hancur lebur tulang belulangmu
Berlumur darah sekujur tubuhmu
Bercucuran basah kau dengan keringatmu
Tak pernah gentar tuk membela negerimu

Demi Bangsamu,,
Kau korbankan hidupmu
Demi negerimu,,
Kau pertaruhkan nyawamu
Tiada kata lelah tuk perjuangkan tanah airmu
Kau tetap berjuang meski pada titik darah penghabisanmu

Tak ada segelintir ketakutan yang nampak di wajahmu
Yang terlihat hanyalah kobaran api semangat
yang kan terus membara dalam jiwamu
Kau tahlukkan musuhmu
Kau perjuangkan bumi pertiwimu

Terima kasih pahlawanku
Karna kau, kini merdeka negeriku
Takkan hilang harum namamu
Kan terus mewangi tanpa batasan waktu

Ku kenang kau
Ku hargai pengorbananmu
Kan ku jaga negeriku
Kan ku lanjutkan semangat perjuanganmu