Para koruptor tertawa seenaknya
Ketika banyak rakyat yang kelaparanPara koruptor makan dengan lahapnya
Ketika dinginnya malam menusuk tulang
Banyak rakyat yang beralaskan tikar
Tetapi koruptor nyenyak dengan guling dan bantal
Akankah mereka telah menutup mata
dengan penderitaan para rakyat jelata?
Mungkinkah mereka telah sumbatkan telinga
pada tangisan bayi yang mendera-dera?
Masihkah ada rasa belas kasih di hati mereka?Ketika melihat anak kecil di pinggiran jalan sana
Mengemis dan mengais sampah
Berbaju lusuh tanpa seragam sekolah
Kapankah penderitaan si miskin akan hilang?
Kapankah air mata kesedihan akan terhapuskan?
Kapankan si kaya akan mengulurkan tangan?
Dan kapankah keadilan akan di tegakkan?